2.2.13

Semester 3 itu...


Apa kabar? Udah lama saya gak blogging. Sebenarnya ada keinginan buat nulis sesuatu supaya blog ini gak terlalu sepi. Tapi males buat memulai. Well, as usual...

Awal semester 3 yang lalu saya gak membuat review mata kuliah. Update teratur dengan rentang waktu tertentu juga sudah gak menjadi kebiasaan saya. Jadinya, jarang banget buka akun blogger ini. Di sela-sela waktu kuliah itu, ada beberapa yang ingin saya tuliskan di sini. Yah, sepertinya setelah ini akan ada sekelumit cerita membosankan tentang semester 3 yang telah berlalu.

Sebelum perkuliahan dimulai, sudah pasti bakal ada FRS-an dan perwalian. Asal tau aja, FRS-an semester 3 itu pertama kalinya bebas dari paketan. Iya sih milih sendiri, tapi bingung juga mau milih. Entah kenapa, rasanya seperti iseng-iseng berhadiah. Awalnya, saya kurang lega karena baru ngambil 16 SKS. Untungnya ada KWN, jadinya 18 SKS. Kemudian ada beberapa teman yang ngambil Grafkom 3 SKS. Ya, saat itu akhirnya saya dapat 21 SKS. Di minggu ketiga, mau gak mau saya harus melepas salah satu matkul. Jadi, punya sisa kuota 6 SKS dan bingung mau digunakan untuk apa itu rasanya sesuatu. Yeah, that was something!

Di semester 2 dulu, saya pernah nulis di suatu kertas untuk jadi asisten. Padahal, keinginan saya di awal perkuliahan semester 3 itu sudah menguap entah kemana. Ya, ada hal lain yang memenuhi pikiran. Saya gak ngerti kenapa saat beberapa teman mendaftar akhirnya saya ikut daftar. Dan pengumuman kalau saya jadi asisten di minggu pertama kuliah itu keluar juga. Waktu itu pikiran saya linglung, gak enak badan.


Awal perkuliahan semester 3 saya sakit. Demam beberapa hari dan entah kenapa gak segera sembuh. Setelah cek darah, besoknya saya langsung rawat inap. Ya, ini memang pertama kalinya. Lima hari dengan jarum infus yang terus menancap itu memang gak enak. Dengan begitu saya menjadi lebih tau akan nikmatnya sehat.

Sudah menjadi hal umum kalau kuliah itu gak gampang. Tugasnya banyak, FP juga menyita waktu. Saya nyoba jadi staff di Himpunan Mahasiswa dan LDJ, biar lebih greget :)
Untungnya ada teman-teman yang baik yang membantu saya :)


Hari-hari yang berat akhirnya berlalu. Ada juga saat di mana pikiran saya tidak lagi luas. Rasanya, dalam diri saya ada udara bertekanan tinggi yang siap meledak dalam ruangan sempit. Ya, saya butuh kelapangan. Allah tentu tahu. Dan saya tetap ingin menceritakannya meskipun Allah sudah tahu.

Sepertinya review singkat ini udah kepanjangan. Oke, cukup sekian (^_^)//

No comments:

Post a Comment